Morowali Utara – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Morowali Utara telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 8 hingga 13 Februari, dan menjadi bagian penting dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Musrenbang dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan dengan jadwal sebagai berikut: pada tanggal 8–9 Februari dilaksanakan di Kecamatan Mamosalato, Mori Utara, dan Soyo Jaya; tanggal 10–11 Februari di Kecamatan Bungku Utara, Mori Atas, Petasia Timur, dan Petasia Barat; tanggal 12 Februari di Kecamatan Petasia; serta pada tanggal 13 Februari di Kecamatan Lembo dan Lembo Raya.
Musrenbang tahun ini tidak hanya menjadi forum penyampaian usulan pembangunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan desa sepanjang tahun 2025. Dalam forum tersebut, seluruh kepala desa memaparkan capaian pelaksanaan kegiatan, progres pembangunan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sebagai bahan perbaikan dalam perencanaan ke depan.
Selain evaluasi tahun berjalan, Musrenbang juga membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Usulan prioritas pembangunan yang disampaikan oleh pemerintah desa dan masyarakat difokuskan pada kebutuhan riil di wilayah masing-masing dengan tetap memperhatikan arah kebijakan pembangunan daerah serta keselarasan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.
Sebagai bagian dari tahapan perencanaan berkelanjutan, tim Bappelitbangda Kabupaten Morowali Utara juga melaksanakan desk bersama seluruh kepala desa. Kegiatan desk ini bertujuan untuk melakukan verifikasi, klarifikasi, serta penajaman terhadap usulan kegiatan yang direncanakan untuk tahun 2027. Melalui proses ini, diharapkan setiap usulan dapat lebih terukur, tepat sasaran, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Morowali Utara menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum strategis untuk memastikan pembangunan daerah berjalan secara efektif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2025 menjadi bahan penting dalam meningkatkan kualitas perencanaan, sementara desk usulan tahun 2027 diharapkan mampu menghasilkan program yang lebih matang, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan selesainya pelaksanaan Musrenbang di seluruh kecamatan pada tanggal 13 Februari, hasil pembahasan selanjutnya akan menjadi bahan dalam tahapan perencanaan di tingkat kabupaten. Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berkomitmen untuk terus mendorong perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.